Sektor kebijakan

△ Energi

Membahas transisi energi yang andal, terjangkau, dan adil bagi seluruh wilayah. Kami mempertemukan keamanan pasokan, investasi, dan target pengurangan emisi.

Fokus pembacaan

Topik utama

01

Transisi energi

Kerangka pertanyaan untuk menilai dampak, bukti, dan pilihan kebijakan.

02

Ketahanan pasokan

Kerangka pertanyaan untuk menilai dampak, bukti, dan pilihan kebijakan.

03

Energi terbarukan

Kerangka pertanyaan untuk menilai dampak, bukti, dan pilihan kebijakan.

04

Akses terjangkau

Kerangka pertanyaan untuk menilai dampak, bukti, dan pilihan kebijakan.

Analisis Energi

energiAnalisis Kritik

Kritik Energi 2026: B50 Berlaku, tapi Target EBT dan Daya Beli Menggantung

B50 berlaku awal juli dua ribu duapuluh enam dan tarif listrik ditahan tidak naik, namun bauran EBT 17,89 persen, lifting migas di bawah target, konflik data batu bara, BBM nonsubsidi melonjak hingga Rp16.250, dan kenaikan gas industri memicu PHK menuntut koreksi kebijakan yang terukur.

28 Agustus 2026 · 13 menit
energiAnalisis Kritik

Kritik Energi 2026: Pemangkasan Batu Bara dan Konsistensi Transisi yang Belum Tuntas

Kritik terukur atas klaim resmi bauran EBT melampaui target 2026 dan kebijakan pemangkasan batu bara: bauran baru 17,89 persen, dibutuhkan investasi Rp616 triliun per tahun untuk mencapai 23 persen, lifting migas di bawah target, BBM nonsubsidi melonjak, dan subsidi energi yang belum tepat sasaran.

4 September 2026 · 13 menit
energiAnalisis Kebijakan

Energi 2026: RUPTL 69,5 GW dan Ujian Eksekusi Pembangkit

Analisis kebijakan Presiden atas RUPTL PLN 2025-2034 yang menargetkan penambahan 69,5 GW kapasitas pembangkit, di tengah bauran energi terbarukan 17,89 persen, kebutuhan investasi ratusan triliun rupiah per tahun, dan lonjakan permintaan listrik dari pusat data.

10 September 2026 · 11 menit
energiAnalisis Kritik

B50 Berjalan, Pasokan dan Harga Diuji: Kritik atas Kesiapan Mandatori Biodiesel 2026

Mandatori biodiesel B50 resmi berlaku sejak 1 Juli 2026 dengan klaim penghematan devisa besar, sementara harga minyak sawit mentah tetap kuat, realisasi lifting minyak tertinggal dari target, dan harga bahan bakar nonsubsidi naik. Kritik atas jarak antara ambisi mandatori dan kesiapan rantai pasok.

11 September 2026 · 10 menit
energiAnalisis Kebijakan

Energi 2026: Potensi Terbarukan Raksasa dan Jurang Kapasitas Terpasang

Pemerintah menyebut potensi energi baru terbarukan nasional mencapai ribuan gigawatt, sementara bauran yang benar-benar terpasang bergerak jauh lebih lambat. Analisis kebijakan mengenai pendanaan, jaringan, kepastian tarif, dan langkah teknis lintas lembaga.

17 September 2026 · 10 menit
energiAnalisis Kritik

Kritik Energi 2026: Menahan Harga Tanpa Neraca Beban Publik

Tarif listrik ditahan sepanjang dua triwulan dan harga BBM subsidi dijaga, tetapi perpindahan beban dari konsumen ke badan usaha dan anggaran negara belum dilaporkan sebagai neraca publik berkala.

2 Oktober 2026 · 10 menit
energiAnalisis Kebijakan

Energi 2026: Bauran EBT 17,3 Persen dan Jalan Menuju 30 Persen pada 2034

Bauran energi baru terbarukan semester I 2026 tercatat 17,3 persen, turun dari 18,3 persen pada triwulan I, sementara pemerintah membidik 30 persen pada 2034. Artikel ini merumuskan langkah agar investasi yang masih landai dan dominasi batu bara di Jawa-Bali tidak menahan laju transisi.

8 Oktober 2026 · 10 menit
energiAnalisis Kritik

Kritik Energi 2026: Tarif Listrik Ditahan, Kurang Bayar Subsidi Ikut Menumpuk

Menteri ESDM memperkirakan tarif listrik triwulan IV 2026 tidak naik, padahal formula tarif triwulan III sudah menunjukkan kenaikan. APBN 2027 kini memuat kurang bayar subsidi listrik 2025 sebesar Rp12,26 triliun. Kritik ini menuntut aturan main yang jelas kapan tarif ditahan dan siapa yang menanggung selisihnya.

9 Oktober 2026 · 10 menit